Advertisement
Berita  

Bulukumba Darurat Narkoba, Polres Kerjasama BNN dan Polda Sulsel Bentuk Kampung Tangguh Bersinar

Kapolres Bulukumba, AKBP Suryono Ridho Murtedjo memberikan sambutan pada kegiatan Deklarasi Kampung Tangguh Bersinar, Senin (28/11/2022). (Istimewa)

LASKARINFO.COM, BULUKUMBA — Peredaran narkoba di kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan (Sulsel) kian mengkhawatirkan bagi generasi.

Selain telah masuk ke berbagai wilayah pelosok desa di kabupaten Bulukumba. Barang haram tersebut juga tidak terpungkiri menyusup pada tubuh internal kepolisian sendiri.

Baru-baru ini, publik dikejutkan dengan positifnya empat oknum anggota kepolisian aktif di Polres Bulukumba setelah melakukan tes Urine.

Guna memerangi dan mencegah peredaran narkoba semakin luas, Polres Bulukumba bekerjasama dengan Ditresnarkoba Polda Sulsel dan BNN Sulsel mendirikan Kampung Tangguh Bersinar (Bersih Narkoba), Senin (28/11/2022).

BACA JUGA:   Generasi Muda Bulukumba Diajak Menanam Minat Baca Al-Qur'an Melalui Program Polres

Kampung anti narkoba tersebut di deklarasikan di desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari, kabupaten Bulukumba. Kegiatan itu juga diadakan Focus Group Discussion (FGD) Penanganan Pecandu atau penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan Deklarasi Kampung Tangguh Bersinar dan FGD Penanganan Pecandu atau penyalahgunaan narkoba tersebut mengangkat tema “Keberadaan Restorative Justice dalam upaya perubahan perilaku masyarakat dalam meningkatkan kesadaran hukum dengan prinsip kearifan lokal”.

Kapolres Bulukumba, AKBP Suryono Ridho Murtedjo mengatakan, pihaknya telah melakukan beberapa upaya dalam mengatasi penyalahgunaan narkoba di kabupaten Bulukumba.

Upaya tersebut yakni bekerjasama mengandeng stakeholder membentuk kampung tangguh seperti saat ini, serta aktif melakukan penyuluhan dan penjelasan tentang bahaya penggunaan narkoba, di sekolah-sekolah, forum kepemudaan dan komunitas di kabupaten Bulukumba.