Advertisement
Berita  

Deputi LAN-RI Puji Ide Inovasi Desa Swasembada Air Minum Bulukumba

Tiga Inovasi Diapresiasi

Laskarinfo.com — Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara LAN-RI, Dr Tri Widodo Wahyu Utomo melaunching 85 Inovasi Kabupaten Bulukumba di Aula Kantor Bappelitbangda Bulukumba, Rabu, 7 September 2022.

Dalam kesempatan tersebut, ia memuji 3 ide inovasi Pemkab Bulukumba. “Dari 85 ide inovasi yang dilaunching hari ini, ada tiga saya liat akan benar-benar dahsyat kalau terwujud,” kata Tri Widodo Wahyu Utomo dalam sambutannya di hadapan peserta launching.

Tri menyebut ide inovasi pertama, yaitu Fa Dewan atau fasilitas desa swasembada air minum. Katanya, jika sepintas ide inovasi ini dibaca, maka akan terlihat biasa-biasa saja.

BACA JUGA:   Pemkab Boikot Paripurna DPRD, Berimbas Tidak Ada APBD Perubahan Tahun 2022 di Bulukumba

“Tapi di daerah mana di Indonesia sudah swasembada air minum menjangkau masyarakat secara keseluruhan? Di daerah mana PDAM menjangkau seluruh masyarakat? Bahkan di Jakarta, bukan lagi PDAM, tapi sudah perusahaan. Tapi kenapa belum mampu mewujudkan swasembada air minum?,” ungkapnya.

Ia mencontohkan negara Singapura yang tak punya sungai-sungai besar dan hanya mengandalkan air laut dalam pembuatan layanan air minum, tapi mampu memberikan air minum layak konsumsi bagi warganya.

“Di Singapura, kalau masuk ke sekolah-sekolah, di mana pun kita, keran itu langsung bisa diminum,” ujar Tri.

BACA JUGA:   Sambut HUT Humas Ke 72, Polres Bulukumba Gelar Baksos Donor Darah

Olehnya, Tri berharap ide inovasi yang luar biasa ini agar bisa ditindaklanjuti unit kerja bersangkutan, sehingga manfaatnya betul-betul akan dirasakan oleh masyarakat Bulukumba.

“Ide ini keren banget, bukan asal-asalan. Tapi sekali lagi, ide keren harus diimplementasikan. Kalau ini bisa terwujud, saya yakin akan jadi contoh secara nasional,” kata Tri.

Tri melanjutkan ide inovasi kedua yaitu Kado Pernikahan Dukcapil, yang mungkin sepintas terlihat biasa-biasa saja. Namun katanya, ide ini manfaatnya akan luar biasa dirasakan masyarakat.

Menurutnya, ide inovasi kado pernikahan merupakan terobosan yang luar biasa. Sebab, warga negara merasa akan sangat dihargai, di mana warga tak perlu lagi urus-urus adminduk, tapi langsung diberikan sebagai kado pernikahan.

BACA JUGA:   Refleksi HUT Bulukumba ke-63: Menuntaskan Pembangunan Masih Jadi PR Muchtar-Edy

“Tidak perlu lagi urus-urus berkas ke sana ke mari. Ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk warganya, apalagi dalam memberikan kado nikah. Sependek pengetahuan saya, belum ada di Indonesia,” jelas Tri.

Ia menambahkan, kemudian ide inovasi ketiga yaitu Terong Pustaka (Teras Dongeng Perpustakaan). Menurutnya, ide ini akan membangun sikap dan mental anak-anak usia dini atau Taman Kanak-kanak.