Advertisement
Berita  

Pupuk Indonesia Warning Distributor Nakal di Bulukumba

Gambar ilustrasi pupuk. (Int)
Gambar ilustrasi pupuk. (Int)

LASKARINFO.COM BULUKUMBA — Pupuk sudah menjadi kebutuhan petani di Kabupaten Bulukumba. Kenaikan harga dan permainan distributor nakal harus diawasi.

Beredarnya isu oknum distributor pupuk di Kabupaten Bulukumba menaikkan harga pupuk Rp. 1000 per zak dengan dalih biaya transportasi meresahkan petani. Pasalnya, petani bakal mengeluarkan biaya tambahan pada saat membeli pupuk.

Terkait dengan hal tersebut, AAE SR Pupuk Indonesia Kabupaten Bulukumba, Nashar mengaku belum mengetahui secara pasti terkait distributor nakal yang menaikkan harga pupuk dengan dalih biaya transportasi itu.

“Iye pak, kalau kami dari Pupuk Indonesia. Tidak tau kalau ada hal seperti itu pak. Soalnya Pupuk indonesia dan distributor sudah menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB),” kata dia pada Laskarinfo.com Minggu, 4 Desember 2022.

BACA JUGA:   Subhanallah, Al-Qur'an Tidak Terbakar Saat Ponpes Babul Khaer Dilalap Api

Dia menegaskan bahwa pihaknya segera menelusuri keluhan tersebut. “Terkait masalah info ini pak, segera kami telusuri apa benar adanya seperti itu. Kalau benar, maka kami akan mengeluarkan surat teguran keras terhadap distributor yang nakal. Terimakasih infonya pak, ini sangat membantu untuk penertiban distributor maupun pengecer,” kata dia.

Salah seorang petani di Kabupaten Bulukumba, Ahmad meminta pada pemerintah untuk melakukan pengawasan penuh terhadap harga dan ketersediaan pupuk di Kabupaten Bulukumba.

“Tolonglah pak, pupuk ini jangan dimainkan harganya. Ini sudah menjadi kebutuhan kami. Kalau pupuk mahal dan langka, kami yang jadi korban,” kata dia.

BACA JUGA:   Atasi Stunting, Wabup Bulukumba Launching Dapur Sehat